Kisah Hikmah
Persekongkolan Laba-laba dan Burung Merpati di Gua Tsur

Persekongkolan Laba-laba dan Burung Merpati di Gua Tsur
"Kita harus melintasi jalan yang berlawanan" ucap Rasulullah SAW. Kepada Abu Bakar. "baiklah" jawab Abu Bakar dengan patuh. mereka melintasi jalur selatan menuju Yaman. Ketika itu, jalur utama menuju Yastrib ada di utara. Mereka berharap tidak akan menemukan siapapun di jalan yang dilewati. setelah menempuh 5 mil perjalanan, mereka tiba di Gunung Tsur. Mereka bermaksud mendaki puncak gunung. Disanalah terdapat Gua Tsur.

"Kita harus melintasi jalan yang berlawanan" ucap Rasulullah SAW. Kepada Abu Bakar. "baiklah" jawab Abu Bakar dengan patuh.
mereka melintasi jalur selatan menuju Yaman. Ketika itu, jalur utama menuju Yastrib ada di utara. Mereka berharap tidak akan menemukan siapapun di jalan yang dilewati.
setelah menempuh 5 mil perjalanan, mereka tiba di Gunung Tsur. Mereka bermaksud mendaki puncak gunung. Disanalah terdapat Gua Tsur.

"Kita tidak boleh meninggalkan jejak," seru Rasulullah SAW, sambil mendaki gunung yang tinggi, terjal dan berbatu tajam itu.
"Ya Rasulullah, Kaki Baginda lecet dan berdarah," Ujar Abu Bakar cemas dan khawatir.
Abu Bakar kemudian menopang dan mununtun Rasulullah SAW, Dengan susah payah, mereka tiba dipuncak gunung.

"Tunggu sebentar, ya Rasulullah," pinta Abu Bakar sambil memasuki Gua Tsur. Dia ingin memastikan gua itu aman untuk Rasulullah SAW.
Abu Bakar merobek pakaiannya dan menutup lubang-lubang yang ada didalam gua. Dia khawatir ada binatang berbahaya dalam lubang itu. Setelah merasa aman. Abu Bakar keluar kembali.
"Silahkan, ya Rasulullah," ucap Abu Bakar mempersilahkan Rasulullah SAW. masuk ke Gua Tsur.
"Aku ingin istirahat," ungkap Rasulullah SAW. dengan mata mengantuk dan wajah yang terlihat sangat lelah.
"wahai Rasulullah, silahkan tidur disini," Abu Bakar duduk dan membersihkan pakaiannya.
Rasulullah SAW. terlelap di pangkuan Abu Bakar. Paha Abu Bakar menopang kepala Rasulillah SAW yang mulia.

Beberapa jam berlalu, tiba-tiba Abu Bakar melihat sebuah lubang yang ternyata belum ditutupinya. Dia tidak bisa bangkit untuk menutupi lubang tersebut. Dia tidak ingin mengganggu tidur Rasulullah SAW. perlahan-lahan, Abu Bakar menggeser posisi duduknya. Dia menutupi lubang itu dengan telapak kakinya.

tiba-tiba, ada sesuatu yang mengigit kakinya. Ternyata, didalam lubang itu terdapat binatang berbisa.
Allah, Allah. pekik Abu Bakar dalam hati.
kakinya terasa sakit sekali. Dia menahan rasa sakit itu hingga menangis. Dia tidak ingin membangunkan Rasulullah SAW. yang terlelap dalam pangkuannya.
setetes air mata Abu Bakar mendarat dengan lembut di wajah Rasulullah SAW. tetesan itu membuat beliau terbangun.

"Wahai sahabatku, apa yang sedang terjadi?" tanya Rasulullah SAW. heran melihat Abu Bakar berlinang air mata.
"Wahai Rasulullah maafkan diriku mengganggu tidur nyenyakmu. Ada binatang yang menggigit kakiku," ungkap Abu Bakar sambil meringgis menahan sakit.
Rasulullah SAW, lalu mengobati luka gigitan ular dengan air liurnya.
Mukjizat Allah SWT terjadi. Kaki Abu Bakar pun sembuh dalam sekejap mata.

Akhirnya, kaum musyrik yang melakukan pengejaran tiba dimulut gua. Abu Bakar takut mereka akan mengertahui keberadaan Rasulullah SAW dan dirinya.
"Seandainya mereka melihat kebawah, tentu mereka melihat kita," ujar Abu Bakar
"Tenanglah, Sahabatku. jangan takut dan jangan bersedih. kita tidak hanya berdua. Ada Allah sebagai pihak ketiga," Rasulullah SAW , menepis kekhawatiran Abu Bakar.

Rombongan pemburu itu sempat berhenti didepan Gua Tsur. Ada diantara mereka ingin masuk dan memeriksa gua tersebut.
"Tidak mungkin mereka bersembunyi di dalam. Lihatlah! Ada sarang laba-laba yang berlapis-lapis. itu juga ada sarang burung merpati. Gua ini pasti sudah sangat lama tidak dimasuki orang," ujar salah seorang dari pemburu mencegah keinginan temannya.
Merekapun berlalu meninggalkan Gua Tsur

Peristiwa apalahi yang dihadapi Rasulullah SAW. dalam perjalanan Hijrah ?
tunggu kisah selanjutnya............



Sumber :
Rasulullah Teladan Utama
Jilid 9
Hlm 32-33








Kisah Hikmah Lainnya
Anak Kita adalah Pemenang
Anak Kita adalah Pemenang
Senin, 09 September 2013 04:02 WIB
sygmadayainsani.co.id - Pada dasarnya setiap anak adalah pemenang. Mengapa demikian? Karena kehadiran mereka ke dunia diawali dari suatu kemenangan yang diperolehnya. Mereka hadir karena kesuksesan. Seorang pemenang tidak senang direndahkan dan dipermalukan. Kalimat berikut ini menjelaskan bahwa se
Hari Ini Jakarta Rasa Lebaran, Allahukbar!
Hari Ini Jakarta Rasa Lebaran, Allahukbar!
Rabu, 19 April 2017 10:06 WIB
Hari ini adalah hari yang menegangkan bagi Indonesia terutama daerah ibu kota Jakarta. Hari ini adalah Pemilihan Gubernur Jakarta. Seperti apa kabarnya? Yuk kita simak. “Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar…”
Pendidikan Agama, Kunci Sukses Masa Depan Anak
Pendidikan Agama, Kunci Sukses Masa Depan Anak
Jum'at, 23 Mei 2014 08:15 WIB
sygmadayainsani.co.id - Pendidikan Agama, Kunci Sukses Masa Depan Anak - Kebaikan seseorang itu dimulai dari apa yang paling ditekankan orangtua kala anak-anaknya masih belia. Jika agama yang ditekankan, maka peluang anak sukses di masa depan sangatlah terbuka. Tetapi jika selain itu, mungkin akan k
Ingin Tubuh Lebih Sehat? Ikuti 2 Cara Makan Sesuai Sunnah Rasulullaah
Ingin Tubuh Lebih Sehat? Ikuti 2 Cara Makan Sesuai Sunnah Rasulullaah
Rabu, 06 September 2017 11:48 WIB
Ayah Bunda, siapa yang tak mau kepribadian seperti Rasulullah. Rasulullah merupakan suri tauladan bagi umat manusia dalam berbagai aspek kehidupan. Apapun yang beliau lakukan atau perintahkan senantiasa membawa kebaikan. Dari urusan yang besar, hingga persoalan ringan terkait keseharian. Berikut adalah cara makan ala Rasulullah

Perlu Bantuan?

Hai, Saya Dewi novita Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? Asisten belanja Anda siap membantu Anda, atau Anda membutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya.

Hubungi Saya Tentang Saya