Inspirasi
YANG GAJI KAMU SIAPA?

YANG GAJI KAMU SIAPA?
Jadi? Masih pantaskah kita menyombongkan diri dengan mengatakan” Yang Gaji Kamu Siapa?”.


“Yang Gaji Kamu Siapa?”Ada yang pernah dapat pertanyaan seperti ini dari seseorang atau atasan?. Pasti jika kita di berikan pertanyaan seperti itu rata-rata diantara kita langsung terdiam dan tunduk. Kenapa kita harus diam dan tunduk, padahal jika kita memikirkannya kembali siapakah yang sebenarnya memberikan kita gaji? Bos kita? Perusahaan kita?atau Allah?. Kalau memang benar seorang bos dan perusahaan yang memberikan kita gaji,memangnya siapa yang memberikan gaji kepada bos dan perusahaan? Bukankah Allah?.

“Yang Gaji Kamu Siapa?” Betapa sombongnya seseorang yang memberikan pertanyaan tersebut, seolah-olah dia lah yang paling berjasa dan telah memberikan rezeki kepada banyak orang, padahal dia lupa akan dirinya sendiri yang di gaji oleh siapa? Bukankah Allah? Allah lah yang memberikan segala kenikmatan yang kita miliki mulai dari kesehatan jasmani maupun rohani. Jadi? Masih pantaskah kita menyombongkan diri dengan mengatakan” Yang Gaji Kamu Siapa?”.

Kadang kita pasti berfikir segala yang kita miliki adalah hasil kerja keras kita sendiri tanpa bantuan dari siapapun, entah itu rumah mewah,mobil mewah,baju wah, ataupun bergelimbang uang dan harta dan kita lupa bahwa yang memberikan segala yang kita miliki sekarang adalah Allah, Allah lah yang memudahkan segala urusan kita,pekerjaan kita dan rezeki kita. Itu semua karena Allah yang Maha Kuasa yang telah memberikan segala yang kita miliki sekarang.

Jadi apa yang perlu kita sombongkan jika segala yang kita miliki hanyalah sekedar titipan? Saat ini banyak diantara kita yang sombong karena apa yang dimilikinya, bangga dengan harta, jabatan,rumah kendaraan,gelar dan lain sebagainya. Tapi benarkah semua itu milik kita? Sesungguhnya segala yang kita miliki di dunia ini hanyalah titipan dari Allah SWT. Maka sungguh sangat hina hidup kita jika kita beranggapan bahwa apa yang kita gunakan saat ini adalah milik kita. Betapa hidup kita tidak bernilai jika hanya menjadikan perhiasan dunia sebagai tolak ukur kemuliaan.
 
 
Di dalam Al Quran terdapat hikmah yang sangat besar terkandung dalam nasehat Luqman kepada putranya. Allah SWT berfirman:
وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ
 
Artinya : “ Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri”.( QS.Luqman [31:18])

Kehidupan kita adalah karunia dari Allah. Hanya Allah yang mencukupi rezeki kita, melimpahi kita dengan berbagai karunia-Nya. Bumi ini hanya milik Allah, sedangkan kita hanya singgah sementara dan hanya sebentar saja. Jadi jangan mengatakan “ Yang Gaji Kamu Siapa?”

by : Dewi Utami








Inspirasi Lainnya
Mendidik Anak seperti Lukmanul Hakim
Mendidik Anak seperti Lukmanul Hakim
Selasa, 22 Oktober 2013 07:12 WIB
sygmadayainsani.co.id - Mendidik Anak seperti Lukmanul Hakim - Setiap anak dilahirkan dalam kondisi suci. Ia bagaikan kertas putih yang siap diberi coretan apapun. Coretan inilah yang kemudian melekat dan selalu dibawa dalam kehidupan mereka. Coretan-coretan tersebut akan mewarnai setiap anak saat
Mudik Nyaman Mudik Aman.
Mudik Nyaman Mudik Aman.
Kamis, 30 Juni 2016 03:03 WIB
Mudik dan lebaran adalah suatu hal yang tidak bisa terpisahkan. Inget lebaran inget mudik, tetapi euforia seperti ini juga tidak dapat dipisahkan dari “memboyong keluarga”. Berbagai cara dilakukan oleh sang pemudik untuk memboyong keluarganya, dari menggunakan kendaraan darat, laut hingga udara. Tapi sebelum kita membahas kendaraan apa yang sebaiknya digunakan, ada baiknya kita ulas seperti apa cara mudik yang nyaman dan aman bagi Ayah Bunda dan keluarga.
5 Tips Menjauhkan Anak dari Televisi
5 Tips Menjauhkan Anak dari Televisi
Selasa, 18 Oktober 2016 03:15 WIB
Ayah bunda, berbagai tayangan telvisi yang baik maupun yang buruk dilihat oleh anak-anak kita. Dari pejabat yang berkata kasar, pertengkaran, berita pemerkosaan, iklan sabun mandi, dan lain lain. Bagaimana menanggulangi adanya tayangan buruk dalam televis terhadap anak, apa yang sebaiknya dilakukan oleh orangtua?
8 Cara Berpakaian Yang Syari
8 Cara Berpakaian Yang Syari
Selasa, 31 Oktober 2017 11:00 WIB
Pakaian syar’i kini telah menjadi trend masyarakat Indonesia. Tapi tahu kah Ayah Bunda, pakaian apa yang sebenarnya dicontohkan oleh Nabi dan istri Nabi yang syar’i? Yuk kita ulas. Oleh Syaikh ‘Abdul Hamid bin ‘Abdirrahman as-Suhaibani

Perlu Bantuan?

Hai, Saya Dewi novita Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? Asisten belanja Anda siap membantu Anda, atau Anda membutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya.

Hubungi Saya Tentang Saya