Bisnis dan Keuangan
8 Cara Mengatur Keuangan Keluarga yang Dicontohkan Rasulullah (3)

8 Cara Mengatur Keuangan Keluarga yang Dicontohkan Rasulullah (3)
Islam mengajarkan agar pengeluaran rumah tangga muslim lebih mengutamakan pembelian kebutuhan-kebutuhan pokok sehingga sesuai dengan tujuan syariat. Ada tiga jenis kebutuhan rumah tangga, yaitu:

8 Cara Mengatur Keuangan Keluarga yang Dicontohkan Rasulullah (3)

 
Ayah Bunda, kita telah memabahas mengenai keuangan keluarga yang dicontohkan Rasulullah poin 3 hingga 6. Lanjutkan yuk.
 
7. Skala Prioritas Pengeluaran (Perlu/Needs Vs Ingin/Wants)
 
Islam mengajarkan agar pengeluaran rumah tangga muslim lebih mengutamakan pembelian kebutuhan-kebutuhan pokok sehingga sesuai dengan tujuan syariat. Ada tiga jenis kebutuhan rumah tangga, yaitu:
 
a. Kebutuhan primer, yaitu nafkah-nafkah pokok bagi manusia yang diperkirakan dapat mewujudkan lima tujuan syariat (memelihara jiwa, akal, agama, keturunan dan kehormatan). Kebutuhan ini meliputi kebutuhan akan makan, minum, tempat tinggal, kesehatan, rasa aman, pengetahuan dan pernikahan.
 
b. Kebutuhan sekunder, yaitu kebutuhan untuk memudahkan hidup agar jauh dari kesulitan. Kebutuhan ini tidak perlu dipenuhi sebelum kebutuhan primer terpenuhi. Kebutuhan ini pun masih berhubungan dengan lima tujuan syariat.
 
c. Kebutuhan pelengkap. Yaitu kebutuhan yang dapat menambah kebaikan dan kesejahteraan dalam kehidupan manusia. Pemenuhan kebutuhan ini bergantung pada kebutuhan primer dan sekunder dan semuanya berkaitan dengan tujuan syariat.
 
d. Prioritas. Yaitu konsumsi dan pembelanjaan ini juga terkait dengan prioritas hak-hak yaitu hak terhadap diri (keluarga), Allah (agama), orang lain. Orang lain juga diukur menurut kedekatan nasab dan rahim, yang paling utama adalah orang tua kemudian saudara. (QS.Al-Anfal:75)

Aplikasi aturan-aturan di atas menuntut peran ibu rumah tangga untuk memperhitungkan pengeluaran rumah tangga secara bulanan berdasarkan tiga kebutuhan di atas, dengan tetap menyesuaikannya dengan pendapatan, sehingga rumah tangga muslim terhindar dari masalah-masalah perekonomian yang ditimbulkan atau sikap boros untuk hal yang bukan primer.
 
Islam mengharamkan pengeluaran yang berlebih-lebihan dan bermewah-mewahan karena dapat mengundang kerusakan dan kebinasaan. Allah berfirman: “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (suatu mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (QS. Al-Isra’:16).
 
Selain itu, bergaya hidup mewah merupakan salah satu sifat orang-orang yang kufur terhadap nikmat Allah. Firman-Nya: “Pemuka-pemuka yang kafir di antara kaumnya dan yang mendustakan akan menemui hari akhirat (kelak) dan yang telah Kami mewahkan mereka dalam kehidupan di dunia…” (QS. Al-Mu’minun:33).

Nabi juga sangat membenci gaya hidup mewah: “Makan, minum dan berpakaianlah sesukamu, sebab yang membuat kamu berbuat kesalahan itu dua perkara: bergaya hidup mewah dan berprasangka buruk.” (HR. Ibnu Umar dan Ibnu Abbas).
 
8. Bersikap Pertengahan dalam Pembelanjaan
 
Islam mengajarkan sikap pertengahan dalam segala hal termasuk dalam manajemen pembelanjaan, yaitu tidak berlebihan dan tidak pula kikir atau terlalu ketat. Sikap berlebihan adalah sikap hidup yang dapat merusak jiwa, harta dan masyarakat, sementara kikir adalah sikap hidup yang dapat menimbun, memonopoli dan menganggurkan harta. Kedua pola ekstrim dalam konsumsi itu memiliki mendekati sifat mubadzir.
 
Firman Allah: “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” (QS. Al-Furqon :67)

“Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal.” (QS. Al-Isra:29)

“dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya.” (QS. Al-Isra’: 26-27)
 
Sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Allah akan memberikan rahmat kepada seseorang yang berusaha dari yang baik, membelanjakan dengan pertengahan dan dapat menyisihkan kelebihan untuk menjaga pada hari ia miskin dan membutuhkannya.” (HR. Ahmad).
 
“Tidak akan miskin orang yang bersikap pertengahan dalam pengeluaran.” (HR. Ahmad).
 
Jika pembelanjaan kita telah sesuai dengan aturan-aturan Islam, Allah akan memajukan usaha kita serta melipatgandakan pahala dan berkah-Nya. Bahkan Allah akan memberikan kelebihan hasil usaha agar kita dapat menyimpan dan menabungnya untuk menjaga datangnya hal-hal yang tidak terduga atau untuk menjaga kelangsungan hidup generasi yang akan datang.
 
Semoga bermanfaat!








Bisnis dan Keuangan Lainnya
7 cara untuk percaya diri. No 7 penting banget!!!
7 cara untuk percaya diri. No 7 penting banget!!!
Kamis, 18 Juli 2019 14:51 WIB
Dari beberapa kasus yang sudah ada, kepercayaan diri yang rendah biasanya disebabkan oleh pengalaman masa lalu yang membuatnya trauma. Contohnya masalah keluarga yang kurang harmonis, perceraian, pelecehan secara fisik maupun emosional, dan segala hal yang negatif terjadi sejak kecil. Rasa percaya diri yang rendah bisa membuat seseorang susah bergaul dan gampang minder. Lalu, bagaimana cara meningkatkan atau membangun kepercayaan diri seseorang?
Kisah Nabi Ya’kub: “Hati yang Menang adalah hati yang diliputi keimanan”
Kisah Nabi Ya’kub: “Hati yang Menang adalah hati yang diliputi keimanan”
Kamis, 27 April 2017 09:51 WIB
Ayah Bunda, Mengatakan diri beriman tentu tidak sulit. Namun, membuktikannya butuh perjuangan sekaligus pengorbanan. Seperti yang kita ketahui, Allah tidak mungkin memberikan cobaan diluar kemampuan hambaNya. Cobaan yang paling berat adalah cobaan para Nabi, seperti kisah Nabi Ya’kub berikut ini.
Bayi Dalam Kandungan Juga Bisa Mengingat Lagu
Bayi Dalam Kandungan Juga Bisa Mengingat Lagu
Rabu, 06 November 2013 08:10 WIB
sygmadayainsani.co.id - Ayah Bunda, ada satu penelitian yang menunjukkan bahwa janin ternyata bisa mendengar dan mengingat apa yang didengarnya saat masih dalam kandungan. Penelitian yang dilakukan peneliti dari University of Helsinki di Finlandia membuktikan bahwa janin bisa mempelajari lagu tidur
Talkshow Dibalik Layar Kesuksesan PEMT
Talkshow Dibalik Layar Kesuksesan PEMT
Selasa, 29 April 2014 08:14 WIB
sygmadayainsani.co.id - Talkshow Dibalik Layar Kesuksesan PEMT - Jangan Lewatkan! Talkshow Dibalik Layar Kesuksesan Parenting Entertraining Muhammad Teladanku di Bandung IBF 2014. Sepanjang tahun 2013, Sygma Daya Insani (SDI) sukses menggelar Parenting Entertraining Muhammad Teladanku (PEMT) di b

Perlu Bantuan?

Hai, Saya Dewi novita Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? Asisten belanja Anda siap membantu Anda, atau Anda membutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya.

Hubungi Saya Tentang Saya